Kurang Bercinta tidak Sebabkan Pembesaran Prostat

Pembesaran prostat merupakan penyakit yang menyerang lansia, pada masa lansia pasti aktifitas bercinta sangat kurang. Tapi kurang bercinta tidak sebabkan pembesaran prostat. Banyak orang beranggapan pembesaran prostat disebabkan oleh kurangnya aktifitas bercinta dalam kehidupan sehari hari, hal itu tentu tidak sepenuhnya benar.

Pembesaran prostat ditandai dgn gejala seperti susah menahan kencing, tidak jarang kencing, & tidak jarang kencing di tengah malam hri. Tidak Hanya itu, pembesaran prostat dapat didapati bersama pancaran kencing yg lemah, kencing terputus-putus, mesti menunggu sebelum kencing, mengedan, & tak dapat menahan kencing.

kurang bercinta tidak sebabkan pembesaran prostatDokter spesialis urologi dari RS Premier Bintaro Gideon FP Tampubolon, memaparkan, pola hidup sebenarnya tak berpengaruh terhadap pembesaran prostat. Bahkan, keadaan ini tak mampu dicegah dgn mengubah lifestyle saja.

Dia mengemukakan, baik makanan maupun minuman tak menyangkut bersama risiko peningkatan pembesaran prostat. Gaya hidup seperti tradisi berhubungan seksual juga tak berhubungan bersama risiko tersebut.

“Seringkali penduduk terjebak mitos yg mengemukakan risiko pembesaran prostat meningkat sebab tak berhubungan sex. Padahal orang yg sama sekali tak berhubungan sex juga tidak sedikit yg bebas dari pembesaran prostat,” ucap Gideon dalam alat gathering bertema “Laser buat Penanganan Teranyar Pembesaran Prostat & Batu Saluran Kemih” di Tangerang Selatan, Kamis (12/6/2014).

Orang yg tak melaksanakan interaksi sex lantaran kepercayaan tertentu contohnya, angka kejadian pembesaran prostatnya tak terbukti lebih tidak sedikit.

Gideon menuturkan, prostat membesar dipengaruhi hormon testosteron & hormon pertumbuhan. Maka kalau tak akan mengalami pembesaran prostat, sehingga produksi hormon testosteron butuh dihentikan. Padahal hormon tersebut bakal diproduksi laki laki sepanjang hidupnya lewat organ testis.

Bersama kata lain, biar tak berlangsung pembesaran prostat, organ tersebut mesti dinonaktifkan. Caranya yakni bersama obat-obatan atau dikebiri.

“Namun siapa pria yang mau dikebiri? Jadi, memang risikonya pasti ada pada setiap pria,” katanya.

Jadi kita harus benar benar menjaga kesehatan, tentunya dengan mengkonsumsi makanan sehat, olahraga yang cukup, dan istirahat yang cukup. Sekian dulu dari admin obatpembesaranprostat.com.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *